Minggu, 30 Agustus 2026

Konsep Dasar Storage on Physical Hard Disk pada Instalasi Virtual Machine

Pada tahap Storage on Physical Hard Disk di VirtualBox, sebenarnya kita sedang menentukan bagaimana file hard disk virtual (VDI, VHD, atau VMDK) akan disimpan pada hard disk fisik komputer.

Banyak pengguna mengira langkah ini menentukan besar kapasitas hard disk virtual, padahal kapasitas hard disk virtual ditentukan pada langkah berikutnya. Pada tahap ini yang ditentukan adalah cara penggunaan ruang penyimpanan pada hard disk fisik.


Konsep Dasar Storage on Physical Hard Disk

Ketika membuat mesin virtual, VirtualBox akan membuat sebuah file hard disk virtual (misalnya Debian.vdi). File inilah yang nantinya dianggap sebagai hard disk oleh sistem operasi tamu (Guest OS).

Sebagai contoh

  • Hard disk komputer (Host) = 500 GB
  • Anda membuat hard disk virtual = 100 GB

Pertanyaannya adalah:

Apakah VirtualBox langsung mengambil 100 GB dari hard disk komputer?

Jawabannya tergantung pilihan yang digunakan.


1. Dynamically Allocated (Alokasi Dinamis)

Pengertian

Dynamically Allocated adalah metode penyimpanan dimana ukuran file hard disk virtual akan bertambah secara otomatis sesuai jumlah data yang benar-benar disimpan di dalam mesin virtual.

Artinya VirtualBox tidak langsung mengambil seluruh kapasitas hard disk virtual.

Misalnya Anda membuat hard disk virtual sebesar

100 GB

Pada saat pertama dibuat, ukuran file VDI mungkin hanya sekitar

20 MB

atau puluhan MB.

Kemudian setelah menginstal Debian

Data Debian = 6 GB

Ukuran file VDI berubah menjadi sekitar

6 GB

Ketika Anda menginstal Apache

Data menjadi 8 GB

Ukuran VDI menjadi sekitar

8 GB

Ketika menginstal MySQL

Data menjadi 12 GB

Ukuran VDI menjadi sekitar

12 GB

Dan seterusnya sampai batas maksimal

100 GB

Cara Kerja

Virtual Disk
100 GB
      │
      ▼
Host Hard Disk

Awal
20 MB

Setelah Install Debian
6 GB

Install Apache
8 GB

Install Database
12 GB

Install banyak aplikasi
50 GB

Maksimum
100 GB

Analogi

Bayangkan Anda membeli lemari pakaian berkapasitas 100 baju.

Pada hari pertama

Isi lemari
10 baju

Meskipun lemari mampu menampung

100 baju

yang digunakan baru

10

Semakin banyak pakaian dimasukkan

20
40
60
80

baru kapasitasnya bertambah.

Persis seperti Dynamically Allocated.


Kelebihan

✔ Menghemat ruang hard disk.

✔ Cocok untuk laptop.

✔ Cocok untuk belajar.

✔ Banyak membuat VM.

✔ Instalasi lebih cepat.


Kekurangan

  • Sedikit lebih lambat dibanding Fixed Size karena file terus bertambah.

  • Bisa menyebabkan fragmentasi file.


Contoh

Misalnya

Host Hard Disk

500 GB

Virtual Disk

150 GB

Isi sebenarnya

Debian
5 GB

Maka ruang yang dipakai di komputer hanya sekitar

5 GB

bukan

150 GB

2. Fixed Size (Ukuran Tetap)

Pengertian

Pada metode Fixed Size, VirtualBox langsung membuat file hard disk virtual sebesar ukuran yang telah ditentukan.

Misalnya

Virtual Disk
100 GB

Maka saat proses pembuatan selesai

File VDI
100 GB

meskipun Debian belum diinstal sama sekali.


Cara Kerja

Virtual Disk
100 GB
      │
      ▼
Host Hard Disk

Saat dibuat

100 GB langsung digunakan

Walaupun isi Debian nanti hanya

6 GB

file VDI tetap

100 GB

Analogi

Bayangkan Anda menyewa gudang.

Walaupun baru menyimpan

5 kardus

Anda tetap membayar seluruh gudang.


Kelebihan

✔ Performa sedikit lebih cepat.

✔ Tidak mudah terfragmentasi.

✔ Stabil untuk server.

✔ Cocok untuk database besar.


Kekurangan

✖ Langsung memakan ruang hard disk.

✖ Membuat VM lebih lama.

✖ Kurang efisien bila data sedikit.


Contoh

Host

500 GB

Virtual Disk

150 GB

Isi Debian

5 GB

Tetapi ruang yang digunakan tetap

150 GB

Perbandingan Dynamically Allocated dan Fixed Size

AspekDynamically AllocatedFixed Size
Penggunaan ruang awalSangat kecilLangsung sesuai ukuran virtual disk
Bertambah otomatisYaTidak
Hemat ruangSangat hematTidak
Kecepatan pembuatanCepatLebih lama
PerformaBaikSedikit lebih baik
Fragmentasi fileLebih mungkin terjadiLebih kecil
Cocok untuk belajarSangat cocokKurang efisien
Cocok untuk server produksiBisaSangat cocok
Risiko hard disk host penuhLebih tinggi jika tidak dipantauLebih mudah diprediksi

Mengapa Direkomendasikan Menggunakan Dynamically Allocated?

Untuk pembelajaran, seperti menginstal Debian, Apache, DNS Server (BIND9), Web Server, Database, atau melakukan praktikum jaringan, kebutuhan ruang penyimpanan biasanya belum terlalu besar. Dengan Dynamically Allocated, file hard disk virtual hanya menggunakan ruang yang benar-benar diperlukan sehingga lebih hemat kapasitas hard disk komputer. Selain itu, Anda dapat membuat beberapa mesin virtual tanpa harus langsung menghabiskan ruang penyimpanan host.

Sebaliknya, pada lingkungan server produksi atau laboratorium yang membutuhkan performa penyimpanan lebih konsisten dan penggunaan ruang sudah direncanakan sejak awal, Fixed Size sering menjadi pilihan karena ukuran file tidak berubah-ubah sehingga akses disk cenderung lebih stabil.


Apakah Ada Pilihan Ketiga?

Sering kali muncul anggapan bahwa ada tiga pilihan pada tahap ini. Sebenarnya, pada VirtualBox standar tahap Storage on Physical Hard Disk hanya menyediakan dua metode alokasi ruang, yaitu:

  1. Dynamically Allocated

  2. Fixed Size

Jika sebelumnya Anda telah memilih jenis file hard disk (VDI, VHD, atau VMDK), ketiga format tersebut bukan metode penyimpanan, melainkan format file hard disk virtual. Setelah memilih salah satu format tersebut, barulah Anda memilih apakah file tersebut akan menggunakan Dynamically Allocated atau Fixed Size.

Jadi, konsepnya dapat diringkas sebagai berikut:

  • Format file: VDI, VHD, atau VMDK (menentukan jenis berkas hard disk virtual).

  • Metode alokasi ruang: Dynamically Allocated atau Fixed Size (menentukan cara file tersebut menggunakan ruang pada hard disk fisik).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsep Dasar Storage on Physical Hard Disk pada Instalasi Virtual Machine

Pada tahap Storage on Physical Hard Disk di VirtualBox, sebenarnya kita sedang menentukan bagaimana file hard disk virtual (VDI, VHD, atau ...