Pada tahap Storage on Physical Hard Disk di VirtualBox, sebenarnya kita sedang menentukan bagaimana file hard disk virtual (VDI, VHD, atau VMDK) akan disimpan pada hard disk fisik komputer.
Banyak pengguna mengira langkah ini menentukan besar kapasitas hard disk virtual, padahal kapasitas hard disk virtual ditentukan pada langkah berikutnya. Pada tahap ini yang ditentukan adalah cara penggunaan ruang penyimpanan pada hard disk fisik.
Konsep Dasar Storage on Physical Hard Disk
Ketika membuat mesin virtual, VirtualBox akan membuat sebuah file hard disk virtual (misalnya Debian.vdi). File inilah yang nantinya dianggap sebagai hard disk oleh sistem operasi tamu (Guest OS).
Sebagai contoh
- Hard disk komputer (Host) = 500 GB
- Anda membuat hard disk virtual = 100 GB
Pertanyaannya adalah:
Apakah VirtualBox langsung mengambil 100 GB dari hard disk komputer?
Jawabannya tergantung pilihan yang digunakan.
1. Dynamically Allocated (Alokasi Dinamis)
Pengertian
Dynamically Allocated adalah metode penyimpanan dimana ukuran file hard disk virtual akan bertambah secara otomatis sesuai jumlah data yang benar-benar disimpan di dalam mesin virtual.
Artinya VirtualBox tidak langsung mengambil seluruh kapasitas hard disk virtual.
Misalnya Anda membuat hard disk virtual sebesar
100 GB
Pada saat pertama dibuat, ukuran file VDI mungkin hanya sekitar
20 MB
atau puluhan MB.
Kemudian setelah menginstal Debian
Data Debian = 6 GB
Ukuran file VDI berubah menjadi sekitar
6 GB
Ketika Anda menginstal Apache
Data menjadi 8 GB
Ukuran VDI menjadi sekitar
8 GB
Ketika menginstal MySQL
Data menjadi 12 GB
Ukuran VDI menjadi sekitar
12 GBDan seterusnya sampai batas maksimal
100 GBCara Kerja
Virtual Disk
100 GB
│
▼
Host Hard Disk
Awal
20 MB
Setelah Install Debian
6 GB
Install Apache
8 GB
Install Database
12 GB
Install banyak aplikasi
50 GB
Maksimum
100 GBAnalogi
Bayangkan Anda membeli lemari pakaian berkapasitas 100 baju.
Pada hari pertama
Isi lemari
10 bajuMeskipun lemari mampu menampung
100 bajuyang digunakan baru
10Semakin banyak pakaian dimasukkan
20
40
60
80baru kapasitasnya bertambah.
Persis seperti Dynamically Allocated.
Kelebihan
✔ Menghemat ruang hard disk.
✔ Cocok untuk laptop.
✔ Cocok untuk belajar.
✔ Banyak membuat VM.
✔ Instalasi lebih cepat.
Kekurangan
Sedikit lebih lambat dibanding Fixed Size karena file terus bertambah.
Bisa menyebabkan fragmentasi file.
Contoh
Misalnya
Host Hard Disk
500 GBVirtual Disk
150 GBIsi sebenarnya
Debian
5 GBMaka ruang yang dipakai di komputer hanya sekitar
5 GBbukan
150 GB2. Fixed Size (Ukuran Tetap)
Pengertian
Pada metode Fixed Size, VirtualBox langsung membuat file hard disk virtual sebesar ukuran yang telah ditentukan.
Misalnya
Virtual Disk
100 GBMaka saat proses pembuatan selesai
File VDI
100 GBmeskipun Debian belum diinstal sama sekali.
Cara Kerja
Virtual Disk
100 GB
│
▼
Host Hard Disk
Saat dibuat
100 GB langsung digunakanWalaupun isi Debian nanti hanya
6 GBfile VDI tetap
100 GBAnalogi
Bayangkan Anda menyewa gudang.
Walaupun baru menyimpan
5 kardusAnda tetap membayar seluruh gudang.
Kelebihan
✔ Performa sedikit lebih cepat.
✔ Tidak mudah terfragmentasi.
✔ Stabil untuk server.
✔ Cocok untuk database besar.
Kekurangan
✖ Langsung memakan ruang hard disk.
✖ Membuat VM lebih lama.
✖ Kurang efisien bila data sedikit.
Contoh
Host
500 GBVirtual Disk
150 GBIsi Debian
5 GBTetapi ruang yang digunakan tetap
150 GBPerbandingan Dynamically Allocated dan Fixed Size
| Aspek | Dynamically Allocated | Fixed Size |
|---|---|---|
| Penggunaan ruang awal | Sangat kecil | Langsung sesuai ukuran virtual disk |
| Bertambah otomatis | Ya | Tidak |
| Hemat ruang | Sangat hemat | Tidak |
| Kecepatan pembuatan | Cepat | Lebih lama |
| Performa | Baik | Sedikit lebih baik |
| Fragmentasi file | Lebih mungkin terjadi | Lebih kecil |
| Cocok untuk belajar | Sangat cocok | Kurang efisien |
| Cocok untuk server produksi | Bisa | Sangat cocok |
| Risiko hard disk host penuh | Lebih tinggi jika tidak dipantau | Lebih mudah diprediksi |
Mengapa Direkomendasikan Menggunakan Dynamically Allocated?
Untuk pembelajaran, seperti menginstal Debian, Apache, DNS Server (BIND9), Web Server, Database, atau melakukan praktikum jaringan, kebutuhan ruang penyimpanan biasanya belum terlalu besar. Dengan Dynamically Allocated, file hard disk virtual hanya menggunakan ruang yang benar-benar diperlukan sehingga lebih hemat kapasitas hard disk komputer. Selain itu, Anda dapat membuat beberapa mesin virtual tanpa harus langsung menghabiskan ruang penyimpanan host.
Sebaliknya, pada lingkungan server produksi atau laboratorium yang membutuhkan performa penyimpanan lebih konsisten dan penggunaan ruang sudah direncanakan sejak awal, Fixed Size sering menjadi pilihan karena ukuran file tidak berubah-ubah sehingga akses disk cenderung lebih stabil.
Apakah Ada Pilihan Ketiga?
Sering kali muncul anggapan bahwa ada tiga pilihan pada tahap ini. Sebenarnya, pada VirtualBox standar tahap Storage on Physical Hard Disk hanya menyediakan dua metode alokasi ruang, yaitu:
Dynamically Allocated
Fixed Size
Jika sebelumnya Anda telah memilih jenis file hard disk (VDI, VHD, atau VMDK), ketiga format tersebut bukan metode penyimpanan, melainkan format file hard disk virtual. Setelah memilih salah satu format tersebut, barulah Anda memilih apakah file tersebut akan menggunakan Dynamically Allocated atau Fixed Size.
Jadi, konsepnya dapat diringkas sebagai berikut:
Format file: VDI, VHD, atau VMDK (menentukan jenis berkas hard disk virtual).
Metode alokasi ruang: Dynamically Allocated atau Fixed Size (menentukan cara file tersebut menggunakan ruang pada hard disk fisik).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar