Jumat, 17 Juli 2026

Jobsheet 1101 Menginstal Virtual Box

 JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanSistem Operasi Jaringan12.01/SOJ/2627
Tingkat / KelasMata PelajaranWaktu
XII TKJ 2Menginstal Sistem Operasi Jaringan6 x 45 Menit



Materi PokokTanggal Praktikum
Menginstal Virtual BoxJuli 2026
Nama SiswaScore Siswa
(Diisi oleh Guru)
1050 Kustiyadi





I. TUJUAN
  1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
  2. Siswa mengenal Program Virtual Box 7.2
  3. Siswa mampu menginstal Program Virtual Box 7.2

II. ALAT DAN BAHAN
  1. LCD Proyektor
  2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 11
  3. Panduan Menginstal Program Virtual Box 7.2
III. KESELAMATAN KERJA
  1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
  2. Mengatur kabel power serapi mungkin
  3. Menggunakan kacamata pelindung radiasi
  4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
  5. Membackup data data penting ke memori eksternal
  6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
IV. LANGKAH KERJA
1. Download atau copy file Program Virtual Box.
2. Mulai instalasi Program Virtual Box dengan klik File EXE sebanyak dua kali sehingga Jendela Selamat Datang ( Welcome ) terbuka. Klik Next


 3. Pada jendela Custom Setup, gunakan pengaturan defaultnya saja. Kemudian klik Next >

4. Pada jendela selanjutnya terdapat beberapa opsi pilihan mengenai shortcut untuk mengakses Virtual box anda. Silahkan checklist semua lalu kemudian klik Next >

5. Di jendela berikutnya akan muncul peringatan bahwa untuk menginstal fitur Virtual Box Networking akan memutuskan anda dari koneksi jaringan untuk sementara. Bila anda setuju anda dapat melanjutkan instalasi dengan mengklik Yes

6. Di jendela terakhir, virtualbox siap untuk di install. Untuk menyelesaikannya klik Install dan tunggu hingga proses instalasi selesai.


 


V. PERTANYAAN
  1. Sebutkan Nama Perusahaan yang membuat Software Virtual Box !
  2. Sebutkan Fungsi Software Virtual Box
  3. Virtualbox adalah sebuah mesin virtual yang bersifat open source. Apa yang dimaksud dengan Open Source ?
  4. Sebutkan keuntungan menggunakan Program Virtual Box !
  5. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : The Setup Wizard will install Oracle VM VirtualBox 5.1.8 on your computer. Click Next to continue or Cancel to exit the Setup Wizard. 
  6. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Select the way you want features to be installed.
  7. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Installing the Oracle VM VirtualBox 5.1.8 Networking feature will reset your network connection and temporarily disconnect you from the network. Proceed with installation now ?
  8. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : The Setup Wizard is ready to begin the Custom installation
  9. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Click Install to begin the installation. If you want to review or change any of your installation settings, click Back. Click Cancel to exit the wizard
  10. Jelaskan pesan instalasi berikut ini : Click the Finish buttonto exit the Setup Wizard.

Konsep Dasar Apache dalam Konfigurasi Client-Server dan DNS pada Debian


Gambar 440 Apache dalam Debian


1. Pengertian Apache

Apache HTTP Server adalah perangkat lunak web server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) dari client (browser) menggunakan protokol HTTP atau HTTPS, kemudian mengirimkan kembali (response) berupa halaman web, file, gambar, video, atau aplikasi web.

Kamis, 16 Juli 2026

Jarkom - 0935 Sekar Dwi Wulandari

41. Sistem Operasi : Kemampuan, Kategori dan Perkembangannya
https://t535sekardwiwulandari.blogspot.com/2026/07/sistem-operasi-kemampuan-kategori-dan.html

42. Pengantar Bahasa Pemrograman
https://t535sekardwiwulandari.blogspot.com/2026/07/pengantar-bahasa-pemograman.html

43. Perkembangan Umum Sistem operasi per Generasi
https://t535sekardwiwulandari.blogspot.com/2026/07/pengantar-bahasa-pemograman.html

44. Pengantar Sistem Operasi
https://t535sekardwiwulandari.blogspot.com/2026/07/pengantar-sistem-operasi.html

45 Perkembangan sistem operasi windows
https://t535sekardwiwulandari.blogspot.com/2026/07/perkembangan-sistem-operasi-windows.html

46. Perkembangan Sistem Operasi Open Source
https://t535sekardwiwulandari.blogspot.com/2026/07/perkembangan-sistem-operasi-open-source.html

47. Vitualisasi Sistem Operasi
https://t535sekardwiwulandari.blogspot.com/2026/07/virtualisasi-sistem-operasi.html

Jarkom - 0926 Muhammad Alqaus Sigit Widodo

41. Sistem Operasi : Kemampuan, Kategori dan Perkembangannya
https://t526alqsigit.blogspot.com/2026/07/sistem-operasi-kemampuan-kategori-dan.html?m=0

42. Pengantar Bahasa Pemrograman
https://t526alqsigit.blogspot.com/2026/07/pengantar-bahasa-pemrograman.html?m=0

43. Perkembangan Umum Sistem operasi per Generasi
https://t526alqsigit.blogspot.com/2026/07/perkembangan-umum-sistem-operasi-per.html?m=0

44. Pengantar Sistem Operasi
https://t526alqsigit.blogspot.com/2026/07/pengantar-sistem-operasi.html?m=0

45 Perkembangan sistem operasi windows
https://t526alqsigit.blogspot.com/2026/07/perkembangan-sistem-operasi-windows.html?m=0

46. Perkembangan Sistem Operasi Open Source
https://t526alqsigit.blogspot.com/2026/07/perkembangan-sistem-operasi-open-source.html?m=0

47 Virtualisasi Sistem Operasi
https://t526alqsigit.blogspot.com/2026/07/virtualisasi-sistem-operasi.html

Senin, 06 Juli 2026

Konfigurasi Client–Server Pada Debian

Gambar 439 Client–Server Debian


Memahami dan menerapkan konfigurasi client–server pada sistem operasi Debian berarti memahami bagaimana dua atau lebih komputer saling berkomunikasi, di mana satu komputer menyediakan layanan (server) dan komputer lain menggunakan layanan tersebut (client).


1. Pengertian Client–Server

Image

Konsep Filter Rule pada Server Debian

 


Pengertian Filter Rule

Filter Rule adalah aturan yang digunakan untuk mengontrol lalu lintas jaringan (network traffic) yang masuk, keluar, maupun melewati server. Pada sistem operasi Debian, filter rule umumnya diterapkan menggunakan iptables atau nftables yang berfungsi sebagai firewall.

Tujuan utama filter rule adalah:

  • Meningkatkan keamanan server.

  • Membatasi akses ke layanan tertentu.

  • Mencegah serangan dari jaringan luar.

  • Mengatur komunikasi antar host dalam jaringan.


Cara Kerja Filter Rule

Ketika sebuah paket data datang ke server, firewall akan memeriksa paket tersebut berdasarkan aturan (rule) yang telah dibuat.

Jika paket memenuhi syarat suatu aturan, maka firewall akan melakukan tindakan tertentu seperti:

ActionFungsi
ACCEPTMengizinkan paket lewat
DROPMembuang paket tanpa memberi balasan
REJECTMenolak paket dan mengirim pesan penolakan
LOGMencatat aktivitas paket ke log sistem

Konsep Dasar pada Iptables

Dalam Debian, iptables memiliki beberapa chain utama:

1. INPUT

Mengatur paket yang ditujukan ke server.

Contoh:

iptables -A INPUT -p tcp --dport 22 -j ACCEPT

Artinya:

  • Paket TCP

  • Menuju port 22 (SSH)

  • Diizinkan masuk


2. OUTPUT

Mengatur paket yang keluar dari server.

Contoh:

iptables -A OUTPUT -p tcp --dport 80 -j ACCEPT

Artinya:

  • Server boleh mengakses layanan HTTP.


3. FORWARD

Mengatur paket yang melewati server menuju perangkat lain.

Biasanya digunakan jika Debian berfungsi sebagai router atau gateway.

Contoh:

iptables -A FORWARD -s 192.168.10.0/24 -d 192.168.20.0/24 -j ACCEPT

Tabel Filter

Iptables memiliki beberapa tabel, namun yang paling sering digunakan adalah filter table.

Strukturnya:

Filter Table
├── INPUT
├── OUTPUT
└── FORWARD

Tabel filter digunakan untuk menentukan apakah paket:

  • Diizinkan (ACCEPT)

  • Ditolak (REJECT)

  • Dibuang (DROP)


Contoh Implementasi Filter Rule

Mengizinkan SSH

iptables -A INPUT -p tcp --dport 22 -j ACCEPT

Mengizinkan Web Server

iptables -A INPUT -p tcp --dport 80 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -p tcp --dport 443 -j ACCEPT

Memblokir Ping

iptables -A INPUT -p icmp --icmp-type echo-request -j DROP

Memblokir IP Tertentu

iptables -A INPUT -s 192.168.1.100 -j DROP

Urutan Pembacaan Rule

Firewall membaca aturan dari atas ke bawah.

Contoh:

iptables -A INPUT -s 192.168.1.50 -j DROP
iptables -A INPUT -j ACCEPT

Jika paket berasal dari:

192.168.1.50

maka langsung dibuang (DROP) dan aturan berikutnya tidak diperiksa lagi.

Karena itu, urutan rule sangat penting.


Kebijakan Default (Default Policy)

Administrator dapat menentukan tindakan default jika tidak ada aturan yang cocok.

Contoh:

iptables -P INPUT DROP
iptables -P OUTPUT ACCEPT
iptables -P FORWARD DROP

Artinya:

  • Semua trafik masuk ditolak.

  • Semua trafik keluar diizinkan.

  • Semua trafik forward ditolak.

Metode ini dikenal sebagai default deny policy, yaitu hanya layanan yang diizinkan secara eksplisit yang dapat diakses.


Keuntungan Menggunakan Filter Rule

  1. Meningkatkan keamanan server.

  2. Mengurangi risiko akses tidak sah.

  3. Mengontrol layanan yang boleh diakses.

  4. Melindungi server dari serangan jaringan.

  5. Memudahkan pemantauan aktivitas jaringan.


Kesimpulan

Filter Rule pada Debian adalah sekumpulan aturan firewall yang digunakan untuk mengendalikan lalu lintas jaringan. Filter rule biasanya diterapkan menggunakan iptables atau nftables dengan memanfaatkan chain INPUT, OUTPUT, dan FORWARD. Setiap paket data akan diperiksa berdasarkan aturan yang ada, kemudian diputuskan apakah paket tersebut diizinkan (ACCEPT), ditolak (REJECT), atau dibuang (DROP). Dengan konfigurasi filter rule yang tepat, keamanan dan stabilitas server dapat ditingkatkan secara signifikan.

Administrasi User Linux Debian - HTML

<div dir="ltr" trbidi="on"> <div> <br /></div> <div class="separator" style="...